SATU HILANG DUA TERBILANG
Hai keringat
sungguh kulit dan roma halus
yang membaluti darah dan daging ini
menyungging tulang belulang
menanggung tanah, api, air dan angin
adalah gadaian buat pertiwi
Selagi nafas masih menderu
menyentak detak jantung ini
selagi ada geruh gelombang
hayat dan nyawa di jasad lesu
selagi ada getar semangat
gelora gempur di gelanggang sendu
adalah sempadan buat maruah
Sungguh kami perajurit kepetangan
satu hilang dua terbilang
berpusu mengambil t...
SATU HILANG DUA TERBILANG
Hai keringat
sungguh kulit dan roma halus
yang membaluti darah dan daging ini
menyungging tulang belulang
menanggung tanah, api, air dan angin
adalah gadaian buat pertiwi
Selagi nafas masih menderu
menyentak detak jantung ini
selagi ada geruh gelombang
hayat dan nyawa di jasad lesu
selagi ada getar semangat
gelora gempur di gelanggang sendu
adalah sempadan buat maruah
Sungguh kami perajurit kepetangan
satu hilang dua terbilang
berpusu mengambil tempat
patah satu kan tumbuh melata
dan bukan kerana kepentingan haloba
guntur di langit menjadi mercu
betapa serahan jiwa ini bisu
Kuterjun dalam dunia misteri
dan kelu dalam dunia sendiri
hanya dimengertikan sesama juak satria
yang waja dan gempur wira
Kuberdiri dalam lagu pilu
tanpa sekeliling mengambil tahu
biarkanlah.....biarlah mereka yang keliru
Hadir perjuangan ini bukan untuk
didomba serata pelosok ranggaraya
dijerit segenap citrawara
dilaung seluas mayapada
hadirnya pengorbanan ini bukan untuk
segenggam harta secubit senang
iktiraf rasa kelompok ramai
lambaian hormat gagasan majmuk
bukan....bukan itu mahuku
bukan itu jua rintihku
Tapi harapan agar juang ini jangan dinoda
boleh....boleh saja dinista...cuma jangan dinoda
nista cerca benci dan padan muka
silakan....boleh saja....teruskan...teruskan
diketika bila tenaga muda jadi semakin mahal
sedang harga diri jadi semakin murah
teruslah.....teruslah
Kan tiba nanti ketika halilintar
menyambar bak sangkakala
seperti yang pernah sejarah coretkan
cengkaman ‘Jalur Mentari Merah di Hamparan Putih’
dengan pedang menghunus memancah derita lara
sama saja.....alpanya tetap sama
sejarah tidak lagi mengajar kita menjadi dewasa
dan ketika tibanya waktu dan detik itu
tulang-tulang inilah
daging darah inilah
kulit belulang inilah kan tetap siaga menyinga
membenteng dengan dada kurus ini
yang dulunya keji diendah
yang dulunya hina dinista
namun gempur wira terus bergelora
TAAT SETIA......When war comes to our doorstep, the very existence of the nation and society will depend on 'A Few Good Men'...who call themselves
TAAT SETIA......When war comes to our doorstep, the very existence of the nation and society will depend on 'A Few Good Men'...who call themselves