Assalamu'alaikum wr wb
Alhamdulillah semoga anak-anak berusahalah ke
arah menghadiri majlis Ilmu yang menurut
kehendak Al Quran dan As Sunnah. Gunakanlah
sepenohnya akal dan hati anugerah Allah SWT
untuk dijadikan 'filter' kepada apa saja ilmu agar
Iman meningkat dan amalan serta doa diterima
oleh Allah SWT. Pernah dengar tak dialogue
antara syaitan dan bossnya Iblis?
Syaitan bertanya Kenapa Iblis tidak begitu gembira
bila ahli ibadah meninggal dunia berbanding
dengan ora...
Assalamu'alaikum wr wb
Alhamdulillah semoga anak-anak berusahalah ke
arah menghadiri majlis Ilmu yang menurut
kehendak Al Quran dan As Sunnah. Gunakanlah
sepenohnya akal dan hati anugerah Allah SWT
untuk dijadikan 'filter' kepada apa saja ilmu agar
Iman meningkat dan amalan serta doa diterima
oleh Allah SWT. Pernah dengar tak dialogue
antara syaitan dan bossnya Iblis?
Syaitan bertanya Kenapa Iblis tidak begitu gembira
bila ahli ibadah meninggal dunia berbanding
dengan orang alim yang meninggal dunia. Iblis
menyurus syaitan ikutnya ke satu tempat dan
suruh menyoal seorang ahli ibadah. Bolehkah
seluruh dunia ini dimasukkan ke dalam sebiji
telur? Maka si abid itu kata mustahil. Apabila
disebut saja begitu maka sudah kufurlah si ahli
ibadah tadi. Tetapi apabila soalan yang sama
dikemukakan kepada seorang alim maka
jawapannya boleh kerana Allah boleh berbuat apa
saja dengan kun nothing ya kun! (rujuk surah
Yassin).
Sebab itu Iblis tidak berapa gembira bila ahli
ibadah meninggal berbanding dengan orang yang
berilmu (ulama').
Bacalah artikel di bawah ini ya -
Singgahlah Di Taman Syurga
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Thabrani, Rasulullah bersabda, "Apabila melewati
taman surga, hendaklah engkau duduk di situ.
Istirahatlah kamu di situ." Para sahabat
bertanya, "Ya Rasulullah, apa taman surga itu?"
Nabi menjawab, "Majelis-majelis ilmu." Dalam
hadits lain diceritakan, Rasulullah pernah masuk
ke sebuah majelis. Di majelis itu, tampak ada dua
kelompok; dimana yang pertama sedang berzikir,
sementara yang kedua sedang mempelajari ilmu.
Rasulullah bersabda, "Kelompok pertama adalah
kelompok yang baik. Mudah-mudahan Allah
mengampuni mereka. Sedangkan kelompok kedua
yang sedang mempelajari ilmu, mudah-mudahan
Allah membimbing mereka ke jalan yang lurus."
Kemudian beliau memilih duduk bersama
kelompok majelis ilmu.
Rasulullah saw pernah ditanya oleh salah seorang
sahabatnya perihal siapakah teman duduk yang
paling baik. Rasulullah menjawab, "Orang itu
adalah yang bila kamu lihat, dapat
mengingatkanmu kepada Allah, menambahkan
ilmumu dalam pembicaraannya, dan
mengingatkanmu kepada akhirat dari amal-
amalnya." Orang-orang yang memiliki sifat seperti
diatas-lah yang paling pantas untuk dijadikan
teman duduk.
Majelis ilmu, yang didalamnya terdapat orang-
orang berilmu dan para pencari ilmu, bukankah
Allah memuliakan dan meninggikan derajat
mereka karena keberimanan mereka dan ilmu
yang mereka miliki? " ... Dan apabila
dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah,
niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang
beriman di antaramu dan orang-orang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha
mengetahui apa yang kamu kerjakan". (QS. Al
Mujaadilah:11).
`Izzati
thanks atas info yg berguna buat diri hamba yang lemah ini.....
masjid/surau2 jugak adalah taman2 syurga....
wallahualam.
MaNuSia aKaN BeRJaYa SeLaGiMaNa Dia LeTaKKan DiRiNYe DaLaM aGaMa.